Mahasiswa Kura-Kura


Menghela nafas panjang…..hmmmmm…..lega rasanya.

Akhirnya selesai juga saya menyampaikan materi penyusunan proposal pada mahasiswa yang mengikuti LDKM Angkatan 3 di Ruang 301 STKIP Surya Tangerang. Sesuai jadwal, saya mengisi materi dalam durasi 1,5 jam dimulai pada pukul 14.30 – 16.00 WIB. Materi harus tersampaikan dengan baik, agar mereka ke depan bisa membuat proposal yang eyecatching. Mengingat waktu yang kurang kondusif untuk otak dalam memproses informasi, maka dalam penyampaian materi saya selingi dengan games dan banyak humor. Mereka antusias dan sangat bersemangat. Saya melihat ada aura kepemimpinan dalam diri mereka. Butuh ditingkatkan dan dikembangkan agar bisa menjadi pemimpin harapan bangsa.

Saya teringat waktu kuliah dulu sangat aktif di dua organisasi besar, di UKM Remaja Masjid dan di BEM fisika. Sebutan bagi saya dan teman-teman adalah “mahasiswa kura-kura”. Kura-kura? ……..(singkatan Kuliah Rapat-Kuliah Rapat). Di dua organisasi itu, saya belajar bersosialisasi. Masih ingat sekali ketika duduk di bangku SMA, saya selalu gematar dan berkeringat dingin jika menyampaikan pendapat, maju ke depan kelas, atau sekedar berbicara di kelompok. Saya cenderung pendiam dan pemalu, maklum saya dari desa. hehehe. Kini, saya sangat bersyukur pernah ikut organisasi, karena di organisasi saya tumbuh dan berkembang.

Terpenting adalah tekad untuk menjadi lebih baik. waktu itu saya berprinsip, bagaimana saya nanti menjadi guru apabila saya malu dan tidak berani berpendapat atau bicara di depan. Selama 1,5 tahun saya terbayang perasaan itu, tetapi saya masih belum tahu cara menghilangkan rasa ini. Saya sangat iri dengan teman2 yang berani berpendapat dan vokal di dalam kelas. Namun, semua itu bisa saya atasi dengan banyak bergaul di organisasi, khususnya BEM dan UKM.

Tahun 2005 – 2006 saya adalah mahasiswa yang pendiam dan minder dengan teman-teman. Saya punya kakak kelas yang hebat yang selalu memotivasi saya untuk berani tampil ke depan. dan di akhir tahun 2006, saya tampil sebagai pembaca al qur-an di salah satu kegiatan. aktivitas ini berlanjut dan berlanjut. di kegiatan lain, saya dipercaya sebagai moderator. kadang menjadi MC, dan tahun 2007 adalah puncaknya. Rasa minder benar-benar meluruh dalam diri saya. di tahun 2007 saya mendapat 3 tanggungjawab  yang besar. Menjadi sekretaris umum di Remaja Masjdi, menjadi ketua Departemen penalaran di BEM Fisika, dan menjadi ketua OSPEK di fakultas MIPA. Semua memang berpengaruh pada aktivitas kuliah, tetapi yang terpenting adalah cara membagi waktu dan pintar memposisikan diri. Saya banyak belajar di sini. Semakin banyak masalah yang dihadapi, semakin terlatih mental dan cara berpikir saya. Tepat di tahun 2008, saya diberi amanat terbesar dalam kuliah saya. menjadi Ketua Umum Remaja Masjid yang begitu sakral. Memimpin 500 mahasiswa dalam 3 wilayah kampus unesa adalah aktivitas yang sesuatu…hehe. Banyak masalah dan kendala dihadapi, tetapi di sini, saya adalah belajar. Dan saya rasakan manfaat yang begitu mendalam ketika sudah lulus kuliah S1. Tahun 2010 ketika saya kuliah S2, saya pun aktif di jurusan sains. Saya dipercaya Prof Dr Leny Yuanita menghandle seminar Nasional sains dan membuat Jurnal pendidikan sains. Semua aktivitas ini sangat bermanfaat bagi saya setelah saya lulus. Walaupun dulu saya sering galau akibat ruwetnya masalah organisasi.

Sedikit pengalaman dan usaha yang saya lakukan untuk menghilangkan dan mengurangi rasa tidak percaya diri saya, rasa minder saya, dan rasa takut saya untuk menyampaikan pendapat. Saya yakin, ilmu-ilmu yang saya dapat di organisasi itu tak kan pernah saya dapat di bangku kuliah. padahal ilmu-ilmu di organisasi itu sangat erat kaitannya dengan bersosialisasi dan bermasyarakat. Ketika saya lulus, saya pun akan menerapkan ilmu ke masyarakat. Cerita ini saya buat bukan maksud menyombongkan diri, tetapi inilah rasa berkecamuk yang bertahun-tahun saya rasakan agar terlepas dari rasa minder, kurang PD, gak berani ngomong, gak berani tampil  dll. Semoga dapat diambil hikmah.

Sampai di tahun 2012 ketika saya lulus S2, saya masih terus belajar bersosialisasi dan memperbanyak link. Saya mendaftarkan diri pada bulan Januari 2013 sebagai pembina HMP Fisika STKIP Surya, dan akhirnya diterima. Memperbanyak link dan terus membuat relasi karena memang kita adalah makhluk zoonpoliticon (makhluk bersosial).

Tangerang, 25 Pebruari 2013 di Gedung Sure 402 STKIP Surya puku; 17.28 WIB.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s