DOA DAN HARAPKU


Puisi: Agus Rohman

Akselerasi sang waktu begitu cepat berlari

Tak kuasa ku kendalikan lajunya
dan tak mampu pula ku perlambat kencangnya

Meskipun kugunakan rumus Newton untuk menghitung gayanya.
roda pun terus berotasi dan  kini tepat kau bertambah dewasa
mengiringi usia kisah kasih kita.

Tidaklah berupa rangkaian bunga
Ataupun berlian permata nan megah
Tidak pula kue ulang tahun yang mewah

Tetapi, kutitipkan pedoman umat beragama berupa Qur’an penuh makna

Karena ku tahu, ketika kita menikah, Qur’anlah pelengkap maharnya.

Aku berharap di usia dua puluh satu mu
Kau di beri hadiah Tuhan kesabaran, kebijaksanaan, dan kemuliaan
Sehingga dapat menyelesaikan kuliah mu

Menjadi anak yang membanggakan orang tuamu

Dan tentunya menjadi istriku di suatu hari nanti pintaku.

Dan Aku berdoa agar Tuhan senantiasa mengutus malaikatnya
menjaga mu di setiap langkah kakimu
Karena diriku belumlah halal buat mu

Belumlah boleh mengusap air matamu

Mendengarkan cerita, tawa, suaramu

meskipun aku selalu memimpikan itu, sungguh. ^_^
Doa dan Harap ini akan terus terucap
Bukan hanya saat ini, tetapi seumur hidupku dalam menyayangi dan menjagamu.

Adikku – ku……
Maafkan Aku
Jika Aku Tak mampu menjadi Laki-laki yang semestinya menemanimu

Bersabarlah dan bertawakkal pada Tuhamu, karena aku juga begitu.
Hanya doa yang kupanjat dan pinta yang kuharap pada NYA

di hari dimana kau dilahirkan, 21 tahun yang lalu …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s