Bergerak atau Tergantikan!!!


DSC_0682

LDKM III STKIP SURYA

Saling Berbagi, Saling Menginspirasi, Saling Memotivasi….

Hampir semua kampus di Indonesia memiliki BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang sudah terorganisir dengan baik. Hal ini dilakukan agar mahasiswanya tidak hanya cerdas dalam kuliah saja, namun cerdas bersosialisasi juga. Tidak dapat dipungkiri bahwa setelah mereka lulus kuliah, mereka akan terjun ke masyrakat untuk menerapkan dan mengamalkan ilmunya. Namun demikian, tidak banyak mahasiswa yang sadar tentang pentingnya ikut organisasi di kampus, mereka lebih memilih menjadi mahasiswa KuPu – KuPu dari pada KuRa – KuRa. Dua istilah yang dulu akrab sekali ketika saya masih berstatus mahasiswa di Unesa. Mahasiswa KuPu-KuPu (kuliah pulang) dan KuRa-KuRa (kuliah rapat).

Masa kuliah telah berlalu, kini kami sudah merantau dan terjun ke masyrakat. Ada yang sudah punya anak, adapula yang masih setia dengan kesendiriannya, seperti saya ^_^. Beberapa teman kuliah yang dulu aktif di BEM dan UKM kini menjadi pengusaha dan kerja di suatu tempat yang lebih baik daripada yang sekedar menjadi mahasiswa kupu-kupu saja. Berhasil tidaknya teman-teman saya tadi, sedikit banyak dipengaruhi oleh aktivitas yang dilakukan di kampus. Ada yang mengatakan bahwa seseorang dikatakan berhasil itu adalah ketika dia punya bisnis usaha yang besar, punya mobil terbaru, punya villa, dan tabungan masa depan yang melimpah. Ada pula yang mengatakan bahwa keberhasilan itu ditentukan apabila punya istri dan anak yang sholeh sholehah, keluarga yang tentram dan menentramkan jiwa. Apapun aspek keberhasilan tersebut, penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Daniel Golleman  dari  Amerika,  bapak  managemen modern, mengatakan bahwa keberhasilan dipengaruhi oleh 20% IQ/II (‘Intelectual Quotient’ atau‘Intelectual Intelligence’) dan 80% EQ/EI (‘Emotional  Quotient’/ ‘Emotional Intelligence’) serta SQ/SI (Spiritual  Quotient/ Spiritual Intelligence’).

Kebanyakan orang yang berhasil membangun usaha, bukanlah para juara di sekolah, tetapi yang temannya banyak, yang sewaktu kuliah banyak berorganisasi, pandai bergaul, dan ketika dia membangun usaha, mampu membangun jaringan distribusi, jaringan pemasaran karena kepandaiannya bergaul atau bersosialisasi.  Bukan orang yang jenius atau pandai otaknya yang mampu membangun usaha dan mendapatkan pinjaman modal dari bank, tetapi yang mampu ‘berbicara’, pandai melobi, pandai bergaul dan bersosialisasi.

Orang yang berhasil membangun keluarga bahagia bukanlah yang jenius.  Sering ketika suami dan istri semuanya cerdas secara otak saja,  akan banyak bertengkar dan berdebat dan tidak bahagia.  Butuh kecerdasan emosi dan kebaikan, karakter dan nilai hidup yang merupakan bagian dari ‘Spiritual Intelligence’ untuk berhasil dalam pernikahan.

Jika konsentrasi kita sebagai pendidik dan orangtua adalah supaya anak-anak kita berhasil kelak, maka sepatutnyalah kita memberikan porsi dan perhatian pada EQ dan SQ yang mempengaruhi 80% keberhasilan mereka.

Di kampus yang sangat saya cintai STKIP Surya ini, saya memotivasi mahasiswa agar selalu ikut dan aktif dalam berorganisasi, tetapi harus pandai mengatur kuliah juga. Yang perlu diingat adalah bahwa kuliah adalah yang pertama dan utama, sedangkan organisasi adalah yang kedua. Akan banyak ditemui masalah yang kompleks di dalam organisasi, temukanlah solusi jangan kau menghindarinya. Masalah ibarat sebuah besi yang keras, dia akan luluh apabila kau rangkul dengan api “kesabaran”. Semoga kalian terus termotivasi mengikuti organisasi yang ada di kampus.

Salam Satu Hati…Sukses LDKM III STKIP Surya.

4 thoughts on “Bergerak atau Tergantikan!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s