Ilmu akan Menjagamu, Harta Kau yang Menjaganya


Sore itu di kontrakan pukul 17.30 sebelum berkumandang adzan magrib, tiba2 dikejutkan bau menyengat di dapur. Sempat curiga langsung saya hampiri tabung LPG yang ternyata mengeluarkan bunyi “ngowos” dengan bau menyengat. Seketika itu langsung saya buka pintu dan saya cabut regulator dari tabungnya. Merasa sudah aman saya bergegas ke masjid untuk menunaikan sholat. Selidik punya selidik ternyata ada kebocoran pada pipa kompor. Cukup mudah cara menangani nya apabilai kita tahu ilmunya.

ges

Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana menggunakannya dengan baik dan benar. Dibawah ini beberapa tips buat pengguna elpiji. 1. Gunakan peralatan LPG (tabung, kompor, regulator dan selang) sesuai Standard Nasional Indonesia (SNI). 2. Idealnya ventilasi dapur berada di dinding bagian bawah dan mengarah ke tempat terbuka dan aman. Sebab berat jenis LPG lebih berat dari udara. Bila terjadi kebocoran LPG akan berada di bagian bawah atau pintu dapur terbuka. 3. Selang harus terpasang erat dengan klem pada regulator maupun kompor. 4. Tabung LPG diletakkan menjauh dari kompornya atau sumber api lainnya dan harus diupayakan tidak panas. 5. Pasang regulator pada katup tabung LPG (posisi knob regulator mengarah ke bawah). Pastikan regulator tidak dapat terlepas dari katup tabung LPG. 6. Pastikan selang tidak tertindih atau tertekuk. 7. Periksa kemungkinan kebocoran gas dari tabung, kompor, selang maupun regulatornya dengan cara membasuh dengan air sabun pada bagian-bagian rawan kebocoran. Seperti pada sambungan regulator dengan valve tabung, sambungan selang ke regulator, kompor dan body tabung khususnya pada sambungan las. Apabila terjadi kebocoran akan terjadi gelembung-gelembung udara pada air sabun dan tercium bau khas LPG. 8. Rangkaian Kompor LPG siap dan aman untuk digunakan (www.padangmedia.com).

Sebenarnya, program pemerintah ini memudahkan masyarakat dan menekan pengeluaran rumah tangga. Penggunaan kompor LPG lebih aman daripada kompor minyak. kasus tentang terjadinya banyak musibah yang merenggut nyawa beberapa masyarakat adalah lebih dikarenakan ketidaktahuan saja. Jika kita memahami dan memiliki ilmunya, maka semua akan menjadi penjaga kita. Ilmu akan menjaga kita, sedangkan harta , kitalah yang akan menjaganya. Begitulah pesan dari sayyid Ali bin Abi Tholib. Sebagai seorang yang berpendidikan, apalagi  ahli di bidang sains, sudah selayaknya kita mengetahui dan mampu memberikan solusi terbaik. Bayangkan saja apabila kita memakai kompor minyak, dan saat penggunaan kompor tersebut tiba2 habis minyaknya, maka kompor itu akan meledak. Hal ini berbeda dengan kompor LPG, ketika minyak habis, maka kompor akan mati. Betulkan? Bersikap bijak terhadap penggunaaan teknologi….

Membaca-Menulis-Meneliti

Tangerang, 24 Maret 2013

Agus Rohman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s