Ketika ujian itu datang


Ujian sudah selayaknya harus selalu ada dalam kehidupan ini agar hidup jadi lebih hidup, agar hidup jadi lebih bermakna, agar hidup tidak hambar. Ujian bagai bumbu penyedap yang setiap saat diperlukan untuk menciptakan cita rasa masakan yang nikmat.

Setiap anak sekolah pasti akan melewati ujian dan bahkan itu adalah saat yang dia nantikan agar dia bisa naik ke jenjang yang lebih tinggi, benarkan? Memang saat melakukan ujian itu adalah saat-saat yang melelahkan. Terkadang ada emosi yang tak terkendali karena belum siap menyambutnya. Ini yang menyebabkan kegalauan. Sejauh itu, hati dan pikiran akan tenang bahkan kita akan berkata aku senang bisa melewati ujian ini manakala kita dinyatakan lulus dari ujian.

Bagaimana dengan ujian cinta?

Seorang yang ditautkan hatinya oleh Tuhan akan mempunyai rasa cinta. Rasa cinta itu tidak bisa dibuat-buat dan itu adalah fitrah bagi setiap manusia. Dicintai dan mencintai adalah fitrah Tuhan yang diberikan pada hambanya.

Sering kita mendengar ada sepasang kekasih yang sudah lama menjalin hubungan dan Tuhan dengan timing yang tepat memberikan ujian bagi merekan berdua. Apakah kedua insan itu mampu melewatinya, ataukah mereka harus gagal dalam ujian? Ini membutuhkan komitmen dari kedua untuk saling mempertahankan cinta. Ketika ujian yang datang dihadapi dengan tenang dan saling menguatkan satu sama lain, maka ujian akan cepat berlalu. Rasa cinta akan terasa tambah meningkat. Benarkan?

Di dalam membangun keluarga yang bahagia memang sulit tetapi itu bisa dilakukan. Banyak sekali cekcok dan permasalahan yang dihadapi. Rumah tangga adalah ibarat kapal yang berlayar di samudra. Dengan suami adalah nahkoda dan istri dan anak adalah awaknya. Kadang di kapal itu menerjang badai tetapi kadang ombak tenang menghempaskan. dibutuhkan sikap yang saling mendukung dan menguatkan. Butuh komitmen untuk selalu mempertahankan cinta.

Semoga masalah-masalah yang menimpa pada anak manusia yang lagi mendapat ujian cinta segera ditemukan solusi, dikuatkan jiwa untuk tetap menjadi pribadi yang mulia dan memuliakan Tuhan.

3 thoughts on “Ketika ujian itu datang

  1. weuw….link ini tiba2 muncul di twitter saya. And than…when i just read it, i think about something. Hmm…be patient to all my friend!! ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s